Ingatkanlah Saudaramu dengan Sabar


Ini pengalaman waktu menunaikan ibadah haji. Mudah-mudahan akan tetap menjadi peringatan bagi Saya dan dapat bermanfaat juga bagi saudaraku yang lain.

Sehabis sholat Dzuhur di Masjidil Haram, saya keluar dan seperti biasa mengambil air zam-zam di keran yang ada di halaman masjid. Waktu itu antrian cukup panjang, dan ketika saya sampai pada antrian urutan kedua, jamaah di depan saya terlihat sedang menampung air zam-zam dengan jirigen (tempat air ukuran 10 liter). Di keran tersebut, sebenarnya disediakan gelas plastik sekali pakai dan biasanya jamaah mengambil air hanya pakai gelas tersebut.

Saya agak mangkel, dan menegur serta mengingatkan jamaah tadi bahwa antrian masih panjang. Jadi jangan mengambil air pakai jirigen (tentunya pakai bahasa isyarat, karena saya tidak mengerti bahasanya). Jamaah tadi hanya diam saja dan terus melanjutkan mengisi jirigennya.

Setelah dia selesai, saya kemudian mengambil air zam-zam dua gelas (karena isteri saya menunggu di belakang). Tetapi apa yang terjadi ? Sesampai di belakang, ada dua orang tua yang menadahkan tangan dan minta kedua gelas air tersebut untuk minum mereka. Saya berikan dan terpaksa harus mengulang antrian lagi.

Saya tersentak dan menyadari kesalahan telah menegur si jamaah tadi dengan rasa kesal. Saya juga menyadari kesalahan karena tadi sempat berpikir negatif, “Orang ini kok tidak punya toleransi. Lagi antrian panjang masih mengisi jirigen”. Padahal, bisa saja dia memang sangat butuh air tersebut untuk kawannya atau keluarganya yang sedang sakit di penginapan, dan minta air zam-zam.

Saya belajar dari pengalaman tersebut. Ingatkanlah saudaramu dengan sabar. Janganlah memandang sesuatu yang terlihat negatif dengan pandangan negatif. Siapa tahu, di balik sesuatu yang terlihat itu ada nilai-nilai positif.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 239 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: